MENGUCAP SYUKUR DALAM SEGALA HAL


I Tesalonika 5:18

“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu”

Di salah satu lingkungan, saya diundang untuk menjadi pembicara pada Persekutuan Doa. Dalam kurun waktu 2 (dua) bulan, saya 2 kali melayani di sana. Dalam pelayanan yang pertama, setelah selesai kebaktian kami dijamu oleh tuan rumah dengan makanan yang lezat, ayam gulai, ikan bakar, sayur asem, dengan es buah dan tidak ketinggalan pudding sebagai makanan penutup. Pokoknya komplit deh!. Empat sehat, lima sempurna. Bagi anak kost cocoklah makanan ini dengan istilah PGAK (Perbaikan Gizi Anak Kost). Setelah disuguhkan semua, tiba-tiba salah seorang dari Penetua berkata, “saya memohon kiranya kita semua dulu tenang. Sebelum kita mencicipi makanan ini, mari kita mengucap syukur kepada Tuhan. Untuk itu, biar kita dipimpin oleh Bapak Pendeta di dalam doa”,. Kalau soal berdoa sih, gampang!. Akhirnya saya berdoa dan kamipun makan bersama.

Pada kesempatan yang kedua di rumah yang berbeda seperti biasa kami melakukan ibadah lagi. Setelah ibadah, ternyata tuan rumah menyuguhkan makanan lagi kepada kami. Namun tidak seperti yang pertama. Kali ini hanya roti unibis dengan aqua gelas. Lalu dalam hati saya bergumana, “apa nanti ada juga doa makan nih?. Akhirnya setelah disuguhkan semuanya, tuan rumah mempersilahkan kami untuk memulai mencicipi makanan dan minuman yang disediakan. Lalu, kembali penetua tadi berbicara tapi tidak kepada semua, melainkan kepada saya. “Mari pak pendeta, silahkan mencicipi yang telah disuguhkan,”, kata penetua tadi sambil mengambil sepotong roti dari sebuah piring di depannya. Saya berkilah, “pak, apa kita tidak berdoa dulu sebelum makan?”. Lalu sahut penetua tadi, “ah, terserah bapak Pendeta aja deh!!”. Dalam hati saya geli dan bertanya..wah makanan menentukan berdoa atau tidak juga. He…he..

Kadang-kadang dalam hidup kita baru bersyukur ketika menerima berkat yang besar dari Tuhan. Ketika kita menerima berkat kecil menurut ukuran kita, itu bukan berkat. Padahal Firman Tuhan berkata kepada kita bahwa dalam segala hal, kita mesti mengucap syukur kepada Tuhan. (Pdt. Gustav G. Harefa)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s