SMS


Roma 12:15 Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!

Bagi pengguna telepon selulur (ponsel – hp) bahkan termasuk yang tidak  mempergunakan, pasti tahu layanan pesan singkat atau SMS (Short Message Service). Bahkan boleh dikatakan SMS telah menjadi  kebutuhan dasar pengguna telepon seluler (ponsel) dalam berkomunikasi dengan orang lain.

Selain murah dan cepat, SMS sekarang telah mulai menggantikan peran dari surat menyurat bahkan e-mail dalam menyampaikan pesan. Kalau dulu surat menjadi alat komunikasi yang umum dipergunakan, sekarang digantikan dengan SMS. SMS dapat dipergunakan untuk menyampaikan satu pesan kepada seseorang. SMS juga dapat dipergunakan sebagai alat mempromosikan sesuatu, mengundang seseorang. Namun, SMS juga dapat menyebabkan permasalahan bagi seseorang mis. Ketika salah mengirim SMS atau ketika ada kata-kata yang kurang menyenangkan sekaligus mencurigakan dapat membuat masalah pribadi bahkan keluarga. Masih ingat kan dengan lagu Ria Amelia, SMS…

bang, sms siapa itu bang
bang, pesannya pake sayang-sayang
bang, nampaknya dr pacar abang
bang, hati ini jadi tak tenang…

Sekarang ini justru muncul satu istilah SMS baru yang saya dengar dari seseorang yakni SENANG MELIHAT ORANG SUSAH dan SUSAH MELIHAT ORANG SENANG. Tanpa kita sadari ini menjadi realita dalam kehidupan kita sekarang. Kita senang sekali ketika sesama kita susah. Saya teringat ketika seseorang diberitahu bahwa tetangganya kecelakaan, dia bukannya turut sedih atau berdoa bahkan sebaliknya dia berkata, “syukur..syukur, dia itu suka menyakiti saya”, alamak kejamnya he..he..Sebaliknya kita juga susah melihat orang senang. Kadangkala kita tidak ingin orang lain itu bahagia. Ketika dia maju atau berkembang, mulai muncul perasaan iri, dendam termasuk ingin menjatuhkan. Tindakan di atas kurang baik dan bila ini dibiarkan akan menyebabkan kesusahan bagi kita sendiri dan juga bagi orang lain.

Firman Tuhan bagi kita hari ini menawarkan satu solusi dengan istilah SMS SENANG MELIHAT ORANG SENANG DAN SUSAH MELIHAT ORANG SUSAH. Di dalam suka, kita ikut berbagia dan di dalam duka kita ikut merasakan penderitaan orang lain. Persoalannya apakah kita mau untuk melakukannya? Atau kita memakai banyak alasan seperti kelanjutan lagu SMS

Kalau Bersilat lidah, memang Abang rajanya

Tlah nyata Abang salah tetap abang berkilah


Orang salah kirimlah

Orang iseng-iseng lah

Orang salah kirimlah

Orang iseng-iseng lah

2 thoughts on “SMS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s