Nias Diguncang Gempa Berkekuatan 5,2 SR


Gunungsitoli, (Analisa, Kamis, 08 April 2010)

Wilayah Pulau Nias kembali digucang gempa berkekuatan 5.2 SR, kejadian gempa itu menurut BMKG terjadi pukul 05:34:35 WIB pada 1.51 LU – 97.79 BT 10 Km 32 Km Timur Laut Gunungsitoli-Sumut.

Pantauan Analisa di sekitar wilayah Nias, Kabupaten Nias Utara tepatnya di Kecamatan Lotu 2 dilaporkan 2 lokal bangunan SMPN 1 hancur. Seluruh dinding Gereja BNKP Orahua Daso Resort 34 hancur. 2 unit rumah di Desa Lawira milik Sidibero Nazara dan milik Anwar juga hancur dan kantor Bupati Nias Utara juga mengalami kerusakan seperti lantai keramik dan dinding rusak.

Selanjutnya, letak Jembatan Nalua Desa Nalua turun dari kondisi semula sekitar 20 cm dan Jembatan Ehau juga dikhabarkan warga setempat retak-retak. Kemudian, Jembatan Fino Desa Hiliduruwa Kecamatan Sawo Kabupaten Nias Utara dilaporkan turun sekitar 30 cm, hingga 2 orang pengendara sepeda motor yang melintas sesaat setelah terjadi gempa di jembatan itu mengalami kecelakaan karena tidak tahu situasi jembatan telah berubah.

Saat terjadi gempa, dua kecamatan di bagian paling utara Nias yakni, di Kecamatan Lahewa dan Kecamatan Afulu diinformasikan terjadi pasang surut air laut, hingga warga di dua kecamatan itu menjadi resah dan mencari daerah yang lebih tinggi untuk menghindari bila terjadi tsunami.

Hasil konfimasi Analisa kepada salah seorang warga Desa Afulu Kecamatan Afulu Fauzi Rahman Kabu melalui telepon selulernya, Rabu (7/3) mengatakan, saat terjadi gempa seluruh warga kecamatan Afulu resah, sebab setelah terjadi gempa air laut di sekitar wilayah itu surut hingga 20 meter dan kembali pasang dan hal itu terus terjadi berulang-ulang, hingga membuat panik warga.

Hal senada juga diungkapkan salah seorang warga Desa Siheneasi Kecamatan Lahewa kepada Analisa melalui telepon selulernya, warga di sekitar desanya sempat panik karena naik turunnya air laut dari posisi sebelumnya, hingga warga mencari posisi yang lebih aman dengan mengungsi di daerah yang lebih tinggi untuk menghindar bila terjadi tsunami.

Di Kota Gunungsitoli, serentak warga berhamburan keluar rumah karena trauma dengan gempa yang melanda Nias pada 28 Maret 2005 lalu. Saat gempa pantau cuaca di sekitar wilayah Gunungsitoli mendung dan listrik PLN beberapa menit sempat dipadamkan, hingga suasana agak sedikit mencekam dan membuat warga di sekitar Kota Gunungsitoli semakin panik. Karena kepanikan itu, sejumlah warga sempat melarikan diri ketempat yang lebih tinggi mengantisipasi bila terjadi tsunami.

Sedang pantauan Analisa di Rumah Sakit Umum (RSU) Gunungsitoli seluruh pasien yang dirawat inap juga berhamburan keluar gedung. Bahkan, ada seorang pasien yang hendak melahirkan dibawa pulang suaminya J. Sitompul lantaran takut ada gempa susulan.

Saat gempa, juga dilaporkan di depan terminal lama Kota Gunungsitoli seorang warga bernama Yampo Dakhi tertabrak sepeda motor saat hendak menyeberang jalan karena ketakutan gempa. Korban mengalami luka ringan di bagian kaki dan Satuan Lalulintas Polres Nias membawa korban ke RSU Gunungsitoli.

Untuk sementara belum ditemukannya korban jiwa dalam peristiwa gempa itu. (kap)

Sumber : http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=50432:nias-diguncang-gempa-berkekuatan-52-sr&catid=51:umum&Itemid=31

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s