BERLANGSUNG DALAM SEMANGAT OIKUMENIS: KULIAH ALIH TAHUN (KAT) PERSETIA DIGELAR DI UKIT YPTK, TOMOHON


Program Pasca Sarjana Teologi Indonesia (PPsTI) Persekutuan Sekolah Teologi Se-Indonesia (PERSETIA) menggelar Kuliah Alih Tahun (KAT) di Gedung Yayasan Pendidikan Teologi Kristen – Universitas Kristen Indonesia Tomohon (YPTK UKIT), Tomohon, Sulawesi Utara, pada tanggal 12-23 Juli 2010. Menurut Direktur PPsT UKIT, Prof. Dr. W.A. Rourou, berdasarkan kerangka acuan dari PERSETIA, KAT ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh PERSETIA bagi para mahasiswa teologi jenjang S-2 Program Pasca Sarjana Teologi anggota PERSETIA. Acara ini adalah kegiatan studi bersama yang menghimpun para mahasiswa S-2 Teologi selama 2 (dua) minggu untuk mempelajari beberapa topik yang akan diampu oleh dosen-dosen luar dan dalam negeri.

Selain itu Kegiatan KAT diselenggarakan dengan tujuan agar para mahasiswa teologi jenjang S-2 mendapat kesempatan untuk menambah wawasan teologis, terutama tentang isu-isu dan atau pendekatan-pendekatan terkini terhadap teologi, Kegiatan ini diselenggarakan juga untuk memfasilitasi para mahasiswa teologi jenjang S-2 di Indonesia agar mereka mendapat kesempatan bertemu, saling belajar dan berjejaring.

Disamping itu ditambahkan, pendidikan teologi pada semua jenjang yang diselenggarakan oleh sekolah-sekolah teologi di Indonesia tentunya tidak dapat dipisahkan dari denominasi gereja yang menyelenggarakannya. Sebagai asosiasi yang beranggotakan sekolah-sekolah teologi dengan warna teologi dan tradisinya masing-masing, PERSETIA juga mempromosikan semangat ekumenis dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan. Oleh sebab itu, disamping tujuan akademis seperti yang telah dijelaskan di atas, kegiatan KAT diselenggarakan agar semangat ekumenis dapat diwarisi oleh para mahasiswa sebagai calon pemimpin gereja dan masyarakat di masa depan.

Dr. Richard A.D. Siwu, M.A, P.hD, selaku Rektor UKIT – Tomohon, juga menambahkan pada acara pembukaan bahwa kegiatan ini telah dilaksakan sejak pertengahan tahun 1990-an. Tujuannya agar para mahasiswa program pasca sarjana anggota PERSETIA mendapat kesempatan belajar tentang isu teologis dari dosen-dosen luar negeri. “Sebenarnya kegiatan ini berlangsung di Kupang. Namun oleh karena sesuatu dan lain hal maka Tomohon ditunjuk sebagai pengganti dalam kurun waktu 2 (dua) bulan sebelum pelaksanaan KAT. Jadi mohon pengertian dari saudara/i peserta dengan fasilitas yang kurang memadai dan menyenangkan”. lanjut Pak Siwu.

Kegiatan yang diikuti kurang lebih 80 orang peserta ini berlangsung dalam suasana yang penuh dengan kebersamaan, saling bertukar pikiran satu dengan yang lain melalui diskusi di dalam dan diluar kelas, sekaligus memberikan solusi-solusi tentang isu-isu teologis dan juga masalah pelayanan sekarang ini. Dari sebelas Program Pasca Sarjana Teologi yang tergabung PERSETIA, KAT tahun ini hanya diikuti oleh tujuh Program Pasca Sarjana Teologi yaitu PPsT UKIT sebagai tuan rumah, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW – Salatiga), STT Cipanas, STT Abdi Sabda, Medan, PPsT STT INTIM (Makasar), Universitas Kristen Maluku (UKIM), Universitas Halmahera (UNIERA – Tobelo) dan Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Sementara itu STT HKBP (tuan rumah tahun lalu), STT Jakarta dan UKDW – Yogyakarta tidak ikut serta untuk tahun ini.

Sebagai dosen dalam KAT tahun ini berasal dari dalam dan luar negeri yang memiliki keahlian dalam bidangnya masing-masing. Dari luar adalah Prof. Dr. William Mc Kinney dari Pasific School of Religion, Barkeley dengan mata kuliah Organizational Leadership in Church and Community, Dr. Hope S. Antone (dari Christian Conference of Asia) dengan mata kuliah Ecumenism and Feminist Theology in Asia; dan Prof. Dr. Robert B. Robinson (The Lutheran Theological Seminary at Philadelphia) dengan mata kuliah Prophets and Wisdom Literature. Sementara itu dosen dari dalam negeri yakni Sthephen Suleeman, P.hD (Dosen STT Jakarta) dengan topik Tantangan LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual and Transgender) Bagi Gereja dan Dr. Simon Petrus Lili Tjahyadi dengan mata kuliah Tantangan Atheisme. Selain itu juga didampingi oleh Tabitha Christiani, P.hD (Fak. Teologi UKDW, Yogyakarta) sebagai Head Officcer dari kegiatan KAT tahun ini.

Selain dari kegiatan akademis, untuk mempererat tali persaudaraan diantara sesama peserta, diadakan kegiatan pagelaran budaya baik melalui ibadah pagi, malam ramah tamah dan juga pada saat penutupan. Untuk mengenal tentang pesona tanah Minahasa maka panitia bekerjasama dengan Poltabes Kota Manado mengajak peserta menikmati keindahan taman laut Bunaken. Juga melihat Bukit Kasih.

Acara ini berlangsung dengan baik sampai akhir tentu tidak terlepas dari usaha PERSETIA, Panita Lokal dan juga dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan KAREMA (usaha batik bertenan yang sangat terkenal baik dalam dan luar negeri)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s