Negative Thingking


By. Samuel Cahyadi

You can think negatively or positively. If you are a positive thinker,  you will base your decisions on faith rather than fear.
(Anda dapat berpikir negatif atau positif.  Jika Anda seorang pemikir positif, Anda akan mendasarkan  segala keputusan Anda pada iman dan bukan pada ketakutan!)

= Henry Ford =

Bihun sangat iri hati terhadap Indomie, karenanya setiap kali bertemu di supermarket, mereka tidak pernah bertegur sapa, bahkan Bihun sering mengolok-olok Indomie di depan umum, “Dasar kribo jelek hiih, mentang-mentang kuning gemuk aja orang-orang lebih suka sama kamu, eh .. dasar, nggak tahu malu!”

Hari-hari pun berlalu dengan semakin menumpuknya rasa kebencian di hati Bihun. Indomie sih tetap adem ayem, tidak peduli Bihun mau bilang apa. Pikir Indomie dalam hatinya, “Kafilah menggonggong, gue berlalu aah ….”

Suatu hari di supermarket muncul item baru yang bernama Spaghetti. Dan kebetulan Bihun pun melihat itu. Karena tidak kuat menahan emosi, Bihun berlari dari raknya dan memukuli kepala Spaghetti sambil berteriak, “Jangan kira gue enggak ngenalin loe ya!!! Meskipun loe di-rebounding begitu, gue tetep tau loe si kribo yang jelek itu ….”

Berpikir positif adalah salah satu kebiasaan orang-orang yang sukses yang diungkapkan oleh Stephen Covey dalam bukunya, “7 Habbits of Highly Effective People.” Dan banyak ungkapan sehari-hari dari orang-orang bijaksana yang menekankan pentingnya berpikir positif, misalnya, “Orang positif melihat kesempatan di setiap kesesakan, sedangkan orang negatif selalu melihat kesesakan di setiap kesempatan.” Dan banyak lagi ungkapan-ungkapan sejenis.

Sebagai orang beriman, sadar tidak sadar, apa yang terjadi di dalam kehidupan kita banyak diawali dengan bagaimana cara kita berpikir. Pikiran yang positif akan selalu menghasilkan orang-orang yang positif, yang melihat pergumulan hidup menjadi sebuah tantangan dan peluang; yang mampu mengubah deru gelombang kehidupan menjadi sebuah simponi yang indah; yang mampu tetap bersyukur di dalam segala keadaan, karena memang, apa pun yang terjadi di dalam hidup kita, selalu ada campur tangan Tuhan yang bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita.

Alkitab juga menasihatkan kita tentang hal ini, “Jadi akhirnya, Saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan, dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” (Flp. 4:8).

(Dari: buku 70 Cokelat Susu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s