Pembukaan Program PBA Nias:Menjadikan Program Pembaca Baru Alkitab sebagai Program Gereja-Gereja di Nias


Sesuai dengan visi LAI: menghadirkan Firman Allah bagi semua orang dalam bahasa yang mudah dipahami agar mereka dapat bertemu dan berinteraksi dengan Allah dan mengalami hidup baru, lewat program Pembaca Baru Alkitab (PBA) LAI tetap setia membantu warga gereja yang belum bisa membaca untuk dapat membaca Alkitab sendiri.

Program ini sebelumnya dikenalpendataan.jpgdengan program Pemberantasan Buta Huruf dan Pembaca Baru Alkitab (PBH/PBA), tetapi berdasarkan masukan warga belajar, tutor dan gereja di beberapa tempat pelaksanaan sebelumnya, maka mulai pelaksanaan tahun 2011 program ini disebut Program PBA, tanpa menyebut Pemberantasan Buta Huruf (PBH).

Berdasarkan data statistic yang didapat dari lembaga dan gereja di Nias (2004), bahwa di pulau Nias masih banyak terdapat warga gereja yang belum bisa membaca. Alasan inilah, LAI memilih Pulau Nias sebagai salah satu wilayah yang perlu diperkenalkan program PBA LAI.Untuk menindaklanjutinya, pada bulan Maret 2010 LAI melakukan sosialisasi program Pembaca Baru Alkitab di depan Pimpinan Sinode Gereja yang ada di Nias. Mengapa hal ini dilakukan? Untuk menjalankan program ini LAI sebenarnya merupakan motivator dan fasilitator saja, karena Gerejalah sebenarnya merupakan motor perubahan bagi kehidupan warga jemaatnya. Semangat untuk menjadi lebih baik terlihat dari antusiasme gereja yang ingin terlibat dalam Program PBA LAI.

Ada sekitar 1.874 peserta warga belajar  atau 124 Kelompok Belajar yang didata selama bulan Juli-November 2010 lalu. Karena pada bulan Desember 2010, Pimpinan Program PBA LAI, sdri Ratna Sari Harefa, sudah mulai melakukan pengecekan warga belajar dan Ibadah pembukaanpersiapan pelaksanaan program yang tersebar di 3 kabupaten, yakni: (1) Kabupaten Nias Utara, meliputi kecamatan  Afulu, Lahewa, Lahewa Timur, Lotu, Alasa, dan Alasa Talumuzoi. (2) kabupaten  Nias, meliputi Kecamatan Gido, Idanoi, Hiliserangkai, Idano Gawo, Ulugawo, Baolato, dan Ma’u. (3) Kabupaten Nias Barat, meliputi kecamatan Lolofitu Moi, Mandrehe, Mandrehe Barat, Mandrehe Utara, Ulumoro’o, dan Sirombu.

Dalam waktu tidak kurang dari 2 bulan, juga disiapkan para tutor yang akan mengajar ke- 124 kelompok belajar, karena sSetiap kelompok belajar akan dibimbing seorang Tutor.  Sebelum para tutor tersebut mulai mengajar, mereka semua dibekali dengan pelatihan bagaimana cara mengajar dan menggunakan buku materi yang telah disediakan oleh LAI.

Setelah pembekalan para tutor dan bahan materi diterima oleh para tutor, maka setiap kelompok belajar sudah mulai siap melakukan proses belajar mengajar. Sebagai momen untuk memulai Pelaksanaan Program PBA LAI di Nias, maka tanggal 12 Februari 2011 dengan bertempat di gedung Gereja AMIN, Jl. Supomo, Gunung Sitoli diadakan  ibadah pembukan Program Pembaca Baru Alkitab (PBA). Adapun pesan yang disampaikan oleh Pdt. Solo’o  Lahagu, S.Th, dalam khotbahnya, adalah mengajak setiap kita untuk membawa berita sukcita kepada setiap orang supaya bisa mendengar, mengerti dan melakukan Firman Tuhan (Roma 10:14-15).

Selesai ibadah dilanjutkan laporan persiapan pelaksanaan PBH LAI oleh Alpha Martyanta (Manajer Program PBA).  Setelah laporan persiapan dan pembukaan_pba.jpgdilanjutkan sambutan Ketua PGI Wilayah Nias yang diwakili oleh Pdt. Dr. Tuhoni Telambanua dan mewakili Gereja Pdt. E.K. Waruwu S.Th, S.IP, M.Min (Ephorus ONKP), keduanya menyambut baik program ini dilaksanakan di Nias dan mengajak setiap gereja menjadikan program PBH dan PBA ini menjadi program gereja. Di samping itu, kedua penyambut juga mengajak para tutor dan Koordinator Wilayah aktif membantu warga gereja untuk bisa membaca, serta mengajak para warga belajar untuk sungguh-sungguh mengikuti program PBA ini supaya mereka dapat membaca Alkitab.

Sementara Bp. S.N. Laoli (DikNas), mewakili  Walikota Gunung Sitoli  mengajak setiap yang terlibat program ini untuk sungguh-sungguh melaksanakan program ini dan mengajak setiap kelompok yang ada untuk membentuk Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Untuk pengadaannya Pemerintah Daerah setempat akan mendukungnya.  Adapun H. Duta Pranowo, MBA, Sekretaris Umum LAI, menutup rangkaian sambutan-sambutan tersebut dan sekaligus membuka program PBA Nias secara resmi. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis atribut dan perlengkapan warga belajar, tutor dan Koordinator wilayah. LAI berharap setiap kita dapat mendukung  program PBA dalam doa dan dana supaya program ini berjalan lancar dan tepat waktu serta bermanfaat bagi warga gereja, sehingga mereka dapat berinteraksi dengan Tuhannya.[am]

Sumber : Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), http://www.alkitab.or.id/, 24 Pebruari 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s